Ada banyak hal yang harus saya fikirkan dalam waktu yang bersamaan untuk saat ini. How can I pass my semester test, how can I pass my japanese test, what about my computer and mathematic score and etc. Yah mostly it's about school stuff. Melelahkan.
Kadang saya berfikir, mau dibawa kemana masa depan saya nanti. Bukannya mau menyombong, tapi potensi dalam diri ini benar-benar sungguh luar biasa. Hanya saja saya ga pernah serius dan malas menekuninya. Cuma perlu diasah and I become a superstar! Dengan IQ hampir mencapai 160 dan kemampuan bersosialisasi yang baik, hal apa yang tidak bisa saya capai? Alhamdulillah mempunyai keluarga yang berkecukupan dan kehidupan yang bisa dibilang mapan. Hidup terlihat sangat bersahabat dengan saya.
Namun tidak sepenuhnya itu benar. I'm the one who struggling with some unnecessary things that will completely destroy my future. I'm the one who cry all night because get too tired with school things and the next day will do some fake smile like nothing happened. Saya yang hidup berdampingan dengan manusia-manusia sukses, calon pemimpin bangsa, DAN ORANG-ORANG DISEKITAR SAYA TIDAK TAU KALO HAL INI BENAR-BENAR MEBUAT SAYA STRES. Eventhough my parents, they don't know at all about me.
Diumur yang baru 17 tahun ini sudah terlalu banyak yang saya fikirkan. Saya capek. Saya ingin bersenang-senang. Pengen balik ke SD atau SMP. Without too much effort, saya bisa mendapatkan prestasi yang baik di sekolah. Dulu saya adalah orang yang sangat ambisius. Namun karena terlalu sering mendapatkan kegagalan, secara beruntun pula, I became very different person. Bukan sepenuhnya menjadi pesimis, hanya saja masih ambisius tapi dalam tingkat yang sangat rendah dan tidak mengumbar-umbar. Mengumbar-umbar? Ya, I used to be like that. Mengumbar-umbar hopes and expectations kepada semua orang. Dan ketika saya gagal mendapatkannya, tidak usah ditanya. Orang-orang berlomba-lomba memberikan #freepukpuk kepada saya. Sakit rasanya.
Belajar dari pengalaman, saya tidak mau seperti itu lagi. Mempunyai cita-cita? Jelas saya ada. Namun cukup saya, Allah dan orang-orang yg berkepentingan saja yang tau. Agar ketika saya gagal lagi pada akhirnya, seisi dunia tidak ikut campur. Cukup saya yang bersedih. Hah tomorrow is a semester test. Wish me luck. Olza jangan lupa sholat 5 waktu dan baca Quran ya.
No comments:
Post a Comment